Perjalanan singkat saya ke Jakarta selama seminggu kemarin cukup menyenangkan.
Namun entah kenapa, walaupun hanya seminggu tetapi saya merasakan ada ynag berbeda ketika saya harus meninggalkan Jakarta kali ini.
Saya saat ini sedang berada di Dubai international Airport menunggu penerbangan yang akan membawa saya ke Amsterdam dan akhirnya naik kereta untuk kembali ke Tilburg.
Perjalanan 7,5 jam Jakarta Dubai hanya dihabiskan sebagian dengan merenung. saya mencoba mencaritahu apa hal yang membuat saya merasa leboh berat untuk meninggalkan Jakarta kali ini.
Saya bersyukur masih ada orang-orang yang mau meluangkan waktunya untuk bertemu saya. Dan saya juga bersyukur bahwa orang-orang tersebut adalah juga orang-orang yang saya sayangi sebagai apapun itu. Tapi bukan itu, saya tahu bukan itu jawaban dari pertanyaan saya. Ada sesuatu dibalik pertanyaan itu semua. Dan jujur saya tidak tahu apa jawabannya.
Apakah saya tidak betah untuk tinggal di Tilburg, Belanda? Jawabannya adalah : saya sangat betah, dan masih banyak hal yang masih ingin saya jelajahi dan saya ketahui. Dan lagi-lagi bukan itu jawaban atas pertanyaan saya.
Sebelumnya saya meminta maaf atas ke-abstrak-an post ini. Saya hanya menuliskan setiap kata yang keluar dri pikiran saya tanpa berusaha menyusunnya menjadi sebuah kalimat yang baik ataupun enak dibaca.
No comments:
Post a Comment