Mungkin bukan dari segi fisik kita berbeda tetapi dari sudut pandang, pendirian, pemikiran, dan hal lain yang sifatnya berasal dari dalam diri kita sendiri. Ya, memang tidak menutup kemungkinan bahwa semua hal yang berasal dari dalam diri kita sendiri dapat dipengaruhi dari hal-hal yang berasal dari luar diri kita.
Terkadang kita ingin melakukan sesuatu yang menurut orang lain itu adalah hal yang sangat bodoh dan tidak beralasan. Tetapi apakah kita harus menuruti kata mereka?Apakah mereka benar benar tau alasan dari semua hal yang kita lakukan? Apakah kita benar benar bisa memposisikan diri kita sebagai dirinya tanpa adanya pengaruh dari pandangan diri kita sendiri?
Saat kalian membaca ini jangan berasumsi bahwa saya menyarankan untuk menutup diri dari orang pendapat orang lain. Tetapi sebelum membuka diri terhadap pandangan orang lain cobalah untuk menemukan diri anda sendiri terlebih dulu.
Disini saya berbicara sebagai seorang manusai biasa yang jauh dari sempurna, sangat jauh.
Saya sedang mengalami hal tersebut saat ini, saat saya menulis blog ini. Terlalu banyak hal yang mencegah saya untuk tidak melakukan sesuatu yang akan saya lakukan.
Ya saya memang membawa sebuah ide gila yang mungkin akan menghancurkan diri saya sendiri. Dan saya yakin mereka yang mencegah saya adalah orang yang menyayangi saya dan ingin mencegah saya untuk jatuh lebih jauh.
Tapi apakah mereka benar benar memperhatikan mengenai adanya perubahan pandangan dari diri saya dalam rencana tersebut? Ataukah mereka hanya memperhatikan alasan awal yang sudah tidak lagi menjadi alasan utama saya melakukannya? Tidak ada yang tahu.
No comments:
Post a Comment