mmmmmmm...
jadi cerita di blog ini banyakan ngomongin orang kan yak. oke, mari kita ngomongin orang.
Jadi siapa yang kita omongin? kita ngomongin temennya pacar gw yang berkelamin cewe, dan pacar barunya. yang dimaksud berkelamin cewe ini adalah cewe gw dan temen cewe gw, jadi sekalian -_-"
kenapa kita omongin? ya kita omongin aja, mang ngapa.
jadi gini duduk permasalahannya. temen cewe gw ini, sebut saja juanita, dan pacarnya, sebut saja veri, baru jadian.
juanita cukup akrab sama cewe gw, dan beberapa temen peer grupnya. diantara satu peer grup itu, si juanita ini paling akrab sama cowo yang (quite frankly) agak melambai, which is menurut gw normal2 aja karena he wants to be a fashion stylist, bernama sebut saja hatta.
lalu siapa veri? Veri adalah idola di dunia olahraga kampus dimana hatta dan juanita juga berkuliah, dimana gw dan pacar juga berkuliah (halah). Tampan, berbodi bagus, kemampuan tinggi.
Lalu dimana masalahnya? Si veri ini mengekang persahabatan hatta dan juanita. Kenapa begitu? Karena tampaknya si juanita ini mengekang persahabatan si veri dengan satu oknum cewe yang mesra keterlaluan sama si veri, dan tampaknya si oknum cewe ini mendam rasa yang besar ke si veri.
kenapa itu bermasalah? menurut gw ini udah bermasalah, karena si veri menuntut sesuatu yang melebihi kapasitas tuntutan si juanita ke si veri. hah? gimana? ya gitu. Si Juanita di suruh melepaskan salah satu sahabat terbaiknya, sedangkan si Veri dituntut OLEH PACARNYA SENDIRI untuk melepaskan salah satu fansnya, yang aku kamuan btw tolong dicatat sama si veri, atas dasar cemburu. gimana menurut anda? Adil? Menurut saya tidak. bodoh bahkan.
lalu masalah berikutnya apa?
to be continued
Blog ini hanya sebuah Blog yang isinya banyak bercerita mengenai kejadian-kejadian yang sering terjadi diantara kita semua sebagai seorang manusia..
Saya dan teman saya yang berperan sebagai administrator blog ini ingin mencoba mengungapkan pemikiran-pemikiran yang kami dapatkan selama kami hidup..
Kami harap semoga Blog ini cukup mewakili perasaan ataupun pemikiran kalian..
Jangan takut untuk meninggalkan komen..
Cheers..
Sunday, May 30, 2010
Tuesday, April 27, 2010
Cinta Cinta Cinta
Adalah sesuatu yang tidak pernah melelahkan untuk berbicara mengenai cinta..
Kenapa?
Kenapa mesti tanya kenapa?
Terlalu terbiasa kita membuat suatu alasan yang sebenarnya tidak begitu diperlukan. Terlalu banyak mencari penyebab dari akibat, mencari pembenaran dari kesalahan. Tidak bisakah kita menerima sesuatu yang memang sudah seperti itu adanya, dan memang seharusnya seperti itu?
Ya sudahlah..
Kenapa? Berjuta alasan.
Cinta itu adalah satu-satunya hal yang pada saat lo jatuh semakin dalam kepadanya, bagaimanapun lama dan menyiksanya, pada suatu titik lo bakal tersenyum, tertawa, dan bahagia.
Cinta adalah tempat dimana seorang pria berusaha menjadi sedikit lebih feminim, dan dimana seorang wanita menjadi semakin feminim. (buat gw, bagaimana juga cowo harus lebih banyak ngalah, karena pada hakekatnya cewe lebih banyak ngasih)
Cinta adalah kondisi dimana seorang pria mengatakan: "No, thanks. I'm married", dan si wanita mengatakan: "Yes, I do."
Cinta tidak pernah mengatakan: "Cuek ajalah, paling dia cuma cemburu trus marah. Entar juga baikan."
Cinta itu....
Yah gitu lah.. Semua orang punya definisi masing-masing..
Gue ngantuk...
Oh iya, gw pengen sharing.. Kalo ada yang bilang bahwa terkadang laki-laki memperlakukan beberapa barang tertentu layaknya wanita, itu goblok..
Gw gak pernah manjain barang, gw pake bagaimana barang itu dipake seharusnya, gak pake terlalu hati-hati, atau pake dilap-lap. Hah.
Barang kok dimanja. Manjain anjing aja gw ogah. Yang dimanja itu manusia. Masa iya manusia disamain sama barang.
Ah udahlah
Kenapa?
Kenapa mesti tanya kenapa?
Terlalu terbiasa kita membuat suatu alasan yang sebenarnya tidak begitu diperlukan. Terlalu banyak mencari penyebab dari akibat, mencari pembenaran dari kesalahan. Tidak bisakah kita menerima sesuatu yang memang sudah seperti itu adanya, dan memang seharusnya seperti itu?
Ya sudahlah..
Kenapa? Berjuta alasan.
Cinta itu adalah satu-satunya hal yang pada saat lo jatuh semakin dalam kepadanya, bagaimanapun lama dan menyiksanya, pada suatu titik lo bakal tersenyum, tertawa, dan bahagia.
Cinta adalah tempat dimana seorang pria berusaha menjadi sedikit lebih feminim, dan dimana seorang wanita menjadi semakin feminim. (buat gw, bagaimana juga cowo harus lebih banyak ngalah, karena pada hakekatnya cewe lebih banyak ngasih)
Cinta adalah kondisi dimana seorang pria mengatakan: "No, thanks. I'm married", dan si wanita mengatakan: "Yes, I do."
Cinta tidak pernah mengatakan: "Cuek ajalah, paling dia cuma cemburu trus marah. Entar juga baikan."
Cinta itu....
Yah gitu lah.. Semua orang punya definisi masing-masing..
Gue ngantuk...
Oh iya, gw pengen sharing.. Kalo ada yang bilang bahwa terkadang laki-laki memperlakukan beberapa barang tertentu layaknya wanita, itu goblok..
Gw gak pernah manjain barang, gw pake bagaimana barang itu dipake seharusnya, gak pake terlalu hati-hati, atau pake dilap-lap. Hah.
Barang kok dimanja. Manjain anjing aja gw ogah. Yang dimanja itu manusia. Masa iya manusia disamain sama barang.
Ah udahlah
Tuesday, January 05, 2010
Waktu Nggak Menjamin
Baru2 ini, salah satu pasangan yang dua-duanya adalah temen gw yang udah lama sekitar 3-4 tahun berhubungan, putus. Semua temen-temen deket dari mereka terkejut. Tapi gw gak. Kenapa? Gw cukup deket sama yang cowo, dan kebetulan dia curhat masalah cewenya ini ke gw. Kenapa mereka putus? Panjang bos. Gw aja yang cerewet bawel dan ngomong mulu ini aja sampe males nyeritainnya. Intinya si cowo merasa si cewe masih aja berasumsi yang tidak-tidak padahal mereka sudah 4 tahun (pada titik ini gw setuju, regardless gw temen cowonya ato bukan, karena agak konyol sih si cewenya, wajar aja temen gw ini lama-lama kesel) dan si cewe merasa tersakiti. Ya sudahlah.
Hal ini tiba-tiba membuat gw berfikir bahwa waktu itu gak menjamin. Gimana? Ya begitu.
Misalnya, ada yang bilang bahwa kedewasaan seseorang bukan diukur dari umur. Ada aja anak kecil yang udah nanggung beban penderitaan hidup setara dengan orang dewasa. Ada aja remaja tanggung yang merumuskan teori yang tidak pernah terfikir oleh Profesor doctor MBA SSc SH MH BH. Ada saja bapak-bapak yang kayak anak kecil minta dibeliin Smartphone BeriHitam sama istrinya yang banting tulang buah menghidupi dirinya yang pengangguran. Waktu yang membentuk kita gak menjamin kita bakal terbentuk.
Pasangan-pasangan sekalipun. Ada yang nikah udah hampir 20 tahun, punya 2 anak, brantem gara-gara jarang berkomunikasi dan minta cerai istrinya. Ini pengalaman pribadi. Yang membuat gw bertanya-tanya adalah, kmana dulu cinta yang berapi-api itu, yang membuat kalian mengucap sumpah setia sampai mati, yang membuat kalian punya 2 anak, yang membuat kalian bertahan selam 20 tahun? Terkikis oleh masa kah? Atau emosi sesaat kah? Atau memang karena ego kalian masing-masing yang ternyata masih seperti anak kecil yang kalo minta permen harus dikasih kalo gak nangis sampai merengek-rengek dan banting-banting.
Katanya yang bisa menyembuhkan hati yang patah hanyalah waktu. Yup, ini memang benar. Tapi dengan post ini gw berikan suatu fakta yang baru.
Gak selamanya waktu memberikan apa yang kita perlukan. Gak selamya waktu membuat kita tambah dewasa. Gak selamanya waktu bisa membuat sesuatu itu semakin tua dan lemah. Gak selamanya waktu membuat sesuatu semakin kokoh. Gak selamanya cinta itu saling memiliki. *apa seeeehhhhhh
Gimana cara ngatasinnya? Sejujurnya gw gak tau. Beneran. Tapi gw punya prinsip, yang gw pikirkan adalah saat ini saja. Jadikan hari esok sebuah harapan, jadikan kemaren menjadi cerita. Tapi saat ini, detik ini, hari ini, berikanlah yang terbaik yang lo bisa, dimana pun. Ini prinsip gw untuk melangkah di. Dengan ini, gw percaya gw gak bakal menyesal, meskipun kadang bakal kecewa. Dengan ini gw menjalani setiap hari dengan tantangan tersendiri, dan dengan sendirinya waktu akan mengubah gw menjadi orang yang lebih baik lagi (amin...). Tentu saja ini teorinya. Prakteknya lo coba sendiri aja dah, gw juga masih nyoba.
Gak selamanya waktu bisa membantu kita. Kembali lagi itu adalah pilihan. Apakah kita mau memecahkan permasalahan yang kita hadapi, dan KAPAN kita mau melakukannya.
Waktu akan menjawab, tapi jawabannya belum tentu menyenangkan. Apa yang lo punya, hargai dan sebisa mungkin pertahankan, karena waktu mungkin akan mengambilnya.
Hal ini tiba-tiba membuat gw berfikir bahwa waktu itu gak menjamin. Gimana? Ya begitu.
Misalnya, ada yang bilang bahwa kedewasaan seseorang bukan diukur dari umur. Ada aja anak kecil yang udah nanggung beban penderitaan hidup setara dengan orang dewasa. Ada aja remaja tanggung yang merumuskan teori yang tidak pernah terfikir oleh Profesor doctor MBA SSc SH MH BH. Ada saja bapak-bapak yang kayak anak kecil minta dibeliin Smartphone BeriHitam sama istrinya yang banting tulang buah menghidupi dirinya yang pengangguran. Waktu yang membentuk kita gak menjamin kita bakal terbentuk.
Pasangan-pasangan sekalipun. Ada yang nikah udah hampir 20 tahun, punya 2 anak, brantem gara-gara jarang berkomunikasi dan minta cerai istrinya. Ini pengalaman pribadi. Yang membuat gw bertanya-tanya adalah, kmana dulu cinta yang berapi-api itu, yang membuat kalian mengucap sumpah setia sampai mati, yang membuat kalian punya 2 anak, yang membuat kalian bertahan selam 20 tahun? Terkikis oleh masa kah? Atau emosi sesaat kah? Atau memang karena ego kalian masing-masing yang ternyata masih seperti anak kecil yang kalo minta permen harus dikasih kalo gak nangis sampai merengek-rengek dan banting-banting.
Katanya yang bisa menyembuhkan hati yang patah hanyalah waktu. Yup, ini memang benar. Tapi dengan post ini gw berikan suatu fakta yang baru.
Gak selamanya waktu memberikan apa yang kita perlukan. Gak selamya waktu membuat kita tambah dewasa. Gak selamanya waktu bisa membuat sesuatu itu semakin tua dan lemah. Gak selamanya waktu membuat sesuatu semakin kokoh. Gak selamanya cinta itu saling memiliki. *apa seeeehhhhhh
Gimana cara ngatasinnya? Sejujurnya gw gak tau. Beneran. Tapi gw punya prinsip, yang gw pikirkan adalah saat ini saja. Jadikan hari esok sebuah harapan, jadikan kemaren menjadi cerita. Tapi saat ini, detik ini, hari ini, berikanlah yang terbaik yang lo bisa, dimana pun. Ini prinsip gw untuk melangkah di. Dengan ini, gw percaya gw gak bakal menyesal, meskipun kadang bakal kecewa. Dengan ini gw menjalani setiap hari dengan tantangan tersendiri, dan dengan sendirinya waktu akan mengubah gw menjadi orang yang lebih baik lagi (amin...). Tentu saja ini teorinya. Prakteknya lo coba sendiri aja dah, gw juga masih nyoba.
Gak selamanya waktu bisa membantu kita. Kembali lagi itu adalah pilihan. Apakah kita mau memecahkan permasalahan yang kita hadapi, dan KAPAN kita mau melakukannya.
Waktu akan menjawab, tapi jawabannya belum tentu menyenangkan. Apa yang lo punya, hargai dan sebisa mungkin pertahankan, karena waktu mungkin akan mengambilnya.
Friday, December 11, 2009
Maaf, setulus hati gw minta maaf...
Gw jadi serba salah. Siapa bilang gw gak merasa bersalah? Gw tau kok gw salah. Gw udah minta maaf, meskipun gw tw cara gw salah, judging by your reaction. I just don't think that it'll be that big-a-deal. I'm sorry, my judgement was wrong.
Lo terlihat sekali terganggu akan ketidakpekaan gw atas alasan kenapa lo marah, karena jujur gw gak tau, dan gw waktu itu gw mulai paham kalo itu akumulasi. Gw minta maaf untuk semuanya. Gw melakukan itu bukan karena apa-apa atau kenapa2, tapi gw just simply busy, dan keegoisan gw lah itu, dan gw minta maaf untuk itu.
Gw pikir, i'd lost you, as my bestfriend, even as a mere friend. Dan gw jujur kesel akan hal itu. Sebegitu beratkah kesalahan gw sampe gw harus kehilangan lo? Seberat itukah? Gw masih belum bisa nrima, tapi gw sudah mulai berdamai dengan itu. Mungkin memang kesalahan gw terlalu berat sehingga gw harus menerima hukuman itu. Kehilangan sahabat terbaik gw. Yah sudahlah, begitu gw berfikir.
Lalu kejadian itu terjadi. Gw berantem sama dia. Gw berantem sama dia dengan masalah yang beda tipis sama lo. Mulut gw terlalu biadab dan kadang-kadang secara tidak sadar dan spontan melukai orang lain tanpa tau akibatnya. Di otak gw, hancurlah gw. Gw sudah kehilangan sahabat terbaik gw, dan gw sepertinya akan kehilangan love of my life. Reaksinya dya begitu membuat gw trauma. Lo paling tau itu. Lalu gw melihat apa yang lo katakan padanya di situs itu. Hahahahaha. Lo bilang gitu. Oke, gw pantes mendapatkannya. Fuck it, gw butuh lo. Lo dan hanya lo. Gw nangis. Dan gw gak mau nangis depan orang lain selain lo. Gw jatuh dari motor pas wanita gw bilang bahwa dia bakal ninggalin gw dan gw gak bisa memperbaiki hubungan gw dan dia. Gw ngadu ke lo. Gw butuh lo.
Dia nelvn, dan kami bertengkar dan berargumen dan berantem dan gw menangis. Kami berbaikan, kami bilang saling sayang. Gw minta maaf sama dia, dia bilang jangan ulangin lagi, gw bilang gw berusaha keras untuk itu. Gw tidur, dia juga.
Gw tetep pengen ktemu lo. Gw pengen cerita. Gw tau lo masih kesel sama gw, tapi gw jujur berharap setidak-tidaknya kita sanggup untuk berbicara, tidak perlu bercerita. Tampaknya harapan gw mendapat sambutan, karena lo sudah mau texting. Gw lega campur seneng lo ngtext gw suruh nonton lo. Gw siap cuma ngomong sepatah-dua patah kata dan lo cuma ngangguk.
Gw ktemu beliau di jalan,dan dia nyuruh bareng aja, dan beliau langsung nanya soal wanita gw. Gw cerita ke dya.
Pas masuk ke tempat itu, semua temen lo nyapa gw gara-gara udah lama gak ktemu. Gw sapa balik. Lo gw liatin. Terus menerus. Gw berharap kita setidak-tidaknya kontak mata seperti yang biasa kita lakukan dan langsung paham maksud masing-masing. Gw manggil lo sekali. Lo gak denger. Gw takut dan gak enak, bagaimanapun ini tempat lo. Gw tunggu beberapa saat sambil berbicara dengan beliau. Gw ngmg lagi ke lo memuji penampilan babak pertama. Lo tetep gak gubris. Gw mikir lo mungkin gak denger, tapi tetep gw tambah takut. Sepanjang saat itu, gw ngeliatin lo terus, berharap terjadi sekedar kontak mata aja, udah cukup. Sekedar kontak mata, gw bakal tau lo udah sanggup setidak-tidaknya nyapa gw. Itu gak kejadian. Sampai selesai gak kejadian. Gw tw, lo masih benci banget sama gw. Semua bahasa tubuh lo menandakan itu. Sepanjang gw disitu. Gw tw. Mungkin dulu gw gak tau diri, tapi sekarang tau diri, gw yang nyingkir. Gw menyimpulkan, lo belum bisa ngeliat muka gw. Gw cukup tau diri. Yah udahlah.
Gw gak nganggep lo sahabat gw pada saat gw butuh doang. Gak pernah. Kalo gw mengesankan itu, gw minta maaf, lo yang paling tau kalo kadang2 gw emang gak tau diri.
Semua emang berubah. Kita masing-masing punya dunia yang kita kejar masing-masing, dan kita berdua tau itu. Mungkin cara gw salah dan gw tidak sadar melakukan penjauhan dari lo, gw gak bermaksud, dan gw minta maaf untuk itu. Gw mungkin bukan sahabat lo lagi, not even a pen friend i guess. But for me, you are still my bestfriend, no one else would be, and even you can't take that fact away.
Gw kangen sama lo, jujur banget sejujurnya. Tapi gw udah terlanjur ngerasa bahwa inilah hukuman buat gw, kehilangan seorang sahabat, supaya ke depannya gw lebih ngejaga hubungan dan paling penting omongan dari mulut comel gw ini. Dan gw trima secara pasrah hukuman itu. Gw gak kangen sama apa yang kita lewati, karena kita tau itu hanya sperti buku yang kapan-kapan bisa kita lihat lagi. Gw kangen sama janji-janji yang kita ikrakan untuk kita lakukan sama-sama. Semua rencana-rencana di masa depan. Itu yang paling gw kangen, dan sampai saat ini amat sangat ingin gw tepati. Makanya gw menghebatkan diri untuk itu, dengan semua yag gw lakukan sekarang, yang sepertinya membuat gw lupa akan lo.
Maaf kalo tampaknya gw memilih untuk menjalani jalur yang berbeda. Gw tidak bermaksud. Gw cuma berfikir gw harus bersiap untuk sprint nanti, karena lo dan wanita gw akan melang-lang buana menghebatkan diri kalian, dan gw berusaha buat catch-up, dan dengan egois menghebatkan diri sendiri. Maaf untuk itu. You'll never be a stranger to me. never. Kalo gw megesankan seperti itu, gw minta maaf setulus hati.
Hahaha, the problems kinda solved itself. Thank's God. Tapi bisa mendengar suara lo cekikikan nyindir gw memberikan gw kekuatan tersendiri.
I'm always cheering you up; win, lose, or draw. Always. I'm there when you were winning, i watched it all the way. But all i can think of is how you hate me so much, and how you can't stand having me around.
Kalo gw terlihat cuek dan hampir gak peduli dan gak mau usaha untuk memperbaiki dan menebus kesalahan gw, gw semata-mata merasa ini merupakan sebuah hukuman, kehilangan seorang sahabat, dan percayalah, hukuman ini berat; meskpipun tidak terlihat seperti itu. Berat sekali. Dan gw lelah. Kehilangan sahabat untuk berbagi, mencoba memecahkan, dan akhirnya menertawakan masalah ini dengan gaya khas kami yang masa bodo. Gw jadi nanggung ini sendirian, saat semua masalah datang ke gw secara bertubi-tubi dan berkesinambungan. Egois memang, karena gw gak tau apa yg lo rasakan. Gw cuma pengen lo tau, bahwa arti lo dalam hidup gw gak berubah se-upil pun.
For everything that already happened, I'm sorry.
For everything that should happened and didn't, I'm sorry.
For everything, I'm sorry.
Dan pada saat semua berangsur-angsur kembali, semua masalah satu-persatu terselesaikan, yang gw pikirkan cuma satu, yaitu gimana caranya setidak-setidak-tidaknya kita bisa saling sapa.
Meskipun kelihatannya gw tlalu berharap bisa ngomong lagi sama lo, biarlah. Gw merasa gw hanya pantas untuk berharap gw bisa berubah, supaya gw gak kehilangan orang sepenting lo lagi.
Maaf...
untuk pm.23.
Lo terlihat sekali terganggu akan ketidakpekaan gw atas alasan kenapa lo marah, karena jujur gw gak tau, dan gw waktu itu gw mulai paham kalo itu akumulasi. Gw minta maaf untuk semuanya. Gw melakukan itu bukan karena apa-apa atau kenapa2, tapi gw just simply busy, dan keegoisan gw lah itu, dan gw minta maaf untuk itu.
Gw pikir, i'd lost you, as my bestfriend, even as a mere friend. Dan gw jujur kesel akan hal itu. Sebegitu beratkah kesalahan gw sampe gw harus kehilangan lo? Seberat itukah? Gw masih belum bisa nrima, tapi gw sudah mulai berdamai dengan itu. Mungkin memang kesalahan gw terlalu berat sehingga gw harus menerima hukuman itu. Kehilangan sahabat terbaik gw. Yah sudahlah, begitu gw berfikir.
Lalu kejadian itu terjadi. Gw berantem sama dia. Gw berantem sama dia dengan masalah yang beda tipis sama lo. Mulut gw terlalu biadab dan kadang-kadang secara tidak sadar dan spontan melukai orang lain tanpa tau akibatnya. Di otak gw, hancurlah gw. Gw sudah kehilangan sahabat terbaik gw, dan gw sepertinya akan kehilangan love of my life. Reaksinya dya begitu membuat gw trauma. Lo paling tau itu. Lalu gw melihat apa yang lo katakan padanya di situs itu. Hahahahaha. Lo bilang gitu. Oke, gw pantes mendapatkannya. Fuck it, gw butuh lo. Lo dan hanya lo. Gw nangis. Dan gw gak mau nangis depan orang lain selain lo. Gw jatuh dari motor pas wanita gw bilang bahwa dia bakal ninggalin gw dan gw gak bisa memperbaiki hubungan gw dan dia. Gw ngadu ke lo. Gw butuh lo.
Dia nelvn, dan kami bertengkar dan berargumen dan berantem dan gw menangis. Kami berbaikan, kami bilang saling sayang. Gw minta maaf sama dia, dia bilang jangan ulangin lagi, gw bilang gw berusaha keras untuk itu. Gw tidur, dia juga.
Gw tetep pengen ktemu lo. Gw pengen cerita. Gw tau lo masih kesel sama gw, tapi gw jujur berharap setidak-tidaknya kita sanggup untuk berbicara, tidak perlu bercerita. Tampaknya harapan gw mendapat sambutan, karena lo sudah mau texting. Gw lega campur seneng lo ngtext gw suruh nonton lo. Gw siap cuma ngomong sepatah-dua patah kata dan lo cuma ngangguk.
Gw ktemu beliau di jalan,dan dia nyuruh bareng aja, dan beliau langsung nanya soal wanita gw. Gw cerita ke dya.
Pas masuk ke tempat itu, semua temen lo nyapa gw gara-gara udah lama gak ktemu. Gw sapa balik. Lo gw liatin. Terus menerus. Gw berharap kita setidak-tidaknya kontak mata seperti yang biasa kita lakukan dan langsung paham maksud masing-masing. Gw manggil lo sekali. Lo gak denger. Gw takut dan gak enak, bagaimanapun ini tempat lo. Gw tunggu beberapa saat sambil berbicara dengan beliau. Gw ngmg lagi ke lo memuji penampilan babak pertama. Lo tetep gak gubris. Gw mikir lo mungkin gak denger, tapi tetep gw tambah takut. Sepanjang saat itu, gw ngeliatin lo terus, berharap terjadi sekedar kontak mata aja, udah cukup. Sekedar kontak mata, gw bakal tau lo udah sanggup setidak-tidaknya nyapa gw. Itu gak kejadian. Sampai selesai gak kejadian. Gw tw, lo masih benci banget sama gw. Semua bahasa tubuh lo menandakan itu. Sepanjang gw disitu. Gw tw. Mungkin dulu gw gak tau diri, tapi sekarang tau diri, gw yang nyingkir. Gw menyimpulkan, lo belum bisa ngeliat muka gw. Gw cukup tau diri. Yah udahlah.
Gw gak nganggep lo sahabat gw pada saat gw butuh doang. Gak pernah. Kalo gw mengesankan itu, gw minta maaf, lo yang paling tau kalo kadang2 gw emang gak tau diri.
Semua emang berubah. Kita masing-masing punya dunia yang kita kejar masing-masing, dan kita berdua tau itu. Mungkin cara gw salah dan gw tidak sadar melakukan penjauhan dari lo, gw gak bermaksud, dan gw minta maaf untuk itu. Gw mungkin bukan sahabat lo lagi, not even a pen friend i guess. But for me, you are still my bestfriend, no one else would be, and even you can't take that fact away.
Gw kangen sama lo, jujur banget sejujurnya. Tapi gw udah terlanjur ngerasa bahwa inilah hukuman buat gw, kehilangan seorang sahabat, supaya ke depannya gw lebih ngejaga hubungan dan paling penting omongan dari mulut comel gw ini. Dan gw trima secara pasrah hukuman itu. Gw gak kangen sama apa yang kita lewati, karena kita tau itu hanya sperti buku yang kapan-kapan bisa kita lihat lagi. Gw kangen sama janji-janji yang kita ikrakan untuk kita lakukan sama-sama. Semua rencana-rencana di masa depan. Itu yang paling gw kangen, dan sampai saat ini amat sangat ingin gw tepati. Makanya gw menghebatkan diri untuk itu, dengan semua yag gw lakukan sekarang, yang sepertinya membuat gw lupa akan lo.
Maaf kalo tampaknya gw memilih untuk menjalani jalur yang berbeda. Gw tidak bermaksud. Gw cuma berfikir gw harus bersiap untuk sprint nanti, karena lo dan wanita gw akan melang-lang buana menghebatkan diri kalian, dan gw berusaha buat catch-up, dan dengan egois menghebatkan diri sendiri. Maaf untuk itu. You'll never be a stranger to me. never. Kalo gw megesankan seperti itu, gw minta maaf setulus hati.
Hahaha, the problems kinda solved itself. Thank's God. Tapi bisa mendengar suara lo cekikikan nyindir gw memberikan gw kekuatan tersendiri.
I'm always cheering you up; win, lose, or draw. Always. I'm there when you were winning, i watched it all the way. But all i can think of is how you hate me so much, and how you can't stand having me around.
Kalo gw terlihat cuek dan hampir gak peduli dan gak mau usaha untuk memperbaiki dan menebus kesalahan gw, gw semata-mata merasa ini merupakan sebuah hukuman, kehilangan seorang sahabat, dan percayalah, hukuman ini berat; meskpipun tidak terlihat seperti itu. Berat sekali. Dan gw lelah. Kehilangan sahabat untuk berbagi, mencoba memecahkan, dan akhirnya menertawakan masalah ini dengan gaya khas kami yang masa bodo. Gw jadi nanggung ini sendirian, saat semua masalah datang ke gw secara bertubi-tubi dan berkesinambungan. Egois memang, karena gw gak tau apa yg lo rasakan. Gw cuma pengen lo tau, bahwa arti lo dalam hidup gw gak berubah se-upil pun.
For everything that already happened, I'm sorry.
For everything that should happened and didn't, I'm sorry.
For everything, I'm sorry.
Dan pada saat semua berangsur-angsur kembali, semua masalah satu-persatu terselesaikan, yang gw pikirkan cuma satu, yaitu gimana caranya setidak-setidak-tidaknya kita bisa saling sapa.
Meskipun kelihatannya gw tlalu berharap bisa ngomong lagi sama lo, biarlah. Gw merasa gw hanya pantas untuk berharap gw bisa berubah, supaya gw gak kehilangan orang sepenting lo lagi.
Maaf...
untuk pm.23.
Tuesday, October 27, 2009
Interlude....
WHAT EACH KISS MEANS
- Kiss on the Forehead: We're cute together .
- Kiss on the Cheek: We're friends.
- Kiss on the Hand: I adore you.
- Kiss on the Neck: I want you, now.
- Kiss on the Shoulder: You're perfect.
- Kiss on the Lips: I LOVE YOU...
WHAT EACH GESTURE MEANS
- Holding Hands: We definitely like each other.
- Holding you tight pressed against each other: I want you.
- Looking into each other's Eyes: I like you, for who you are.
- Playing with Hair: Let's fool around.
- Arms around the Waist: I like you too much to let go.
- Laughing while Kissing: I am completely comfortable with you.
ADVICE: - If you were thinking about someone while reading this, you're definitely in Love
- Kiss on the Forehead: We're cute together .
- Kiss on the Cheek: We're friends.
- Kiss on the Hand: I adore you.
- Kiss on the Neck: I want you, now.
- Kiss on the Shoulder: You're perfect.
- Kiss on the Lips: I LOVE YOU...
WHAT EACH GESTURE MEANS
- Holding Hands: We definitely like each other.
- Holding you tight pressed against each other: I want you.
- Looking into each other's Eyes: I like you, for who you are.
- Playing with Hair: Let's fool around.
- Arms around the Waist: I like you too much to let go.
- Laughing while Kissing: I am completely comfortable with you.
ADVICE: - If you were thinking about someone while reading this, you're definitely in Love
Thursday, September 24, 2009
Good Blog
Hey there..
Here is a link of my friend's blog..it's good though..
READ THIS...
http://avielgood.wordpress.com/
Here is a link of my friend's blog..it's good though..
READ THIS...
http://avielgood.wordpress.com/
You thought you know, but you had no idea....
Oke, sampai dimana kita? Oh, bagaimana tentang wanita yang code namenya di blog ini adalah S@7y4 (atau mirip2lah, gw juga lupa, hehehe)…
Smsnya adalah seperti ini
“Bener2 dah *** (nama panggilan gw), kita kayaknya emang cocok.. Wakakak.. Gw sayang sama lo.. happy b’day ***** :)” 14-05-2009, 02:13:28 AM
Ini sms dia waktu gw ultah. Dia orang pertama yang ngasih gw selamat lewat telvn tepat pukul 12 dini hari, kemudian sekitar 2 jam bertelvn akhirnya dia ngsms ini ketika gw sudah terlelap tidur.
Gw sama dia memang punya hubungan yang agak complicated. At some level, gw sama dia sama2 tertarik satu sama lain, tapi entah kenapa sama2 ngerasa bukan orang yang tepat satu sama lain. Gw nganggep dia sebagai orang yang paling bisa mengimbangi gw dari segi kedewasaan, pemikiran, dan pandangan hidup. Dia orang yang teramat cocok dengan gw, udah kayak sesama ponsel Sony Erricson, udah kayak hamper persis. She is a little bit special.
Or so I thought…
“(1/2)Boyot, gw mau ngasitau lo sesuatu, lo tau status FB gw kan? Itu bener & alasannya wajar kyk org pd umumnya, gw syg sm dia, beneran. Walopun lo ga nanya” 24-06-2009, 03:33:04 PM
Sms ini terpotong, tapi sms yang kedua gw gak tau keapus atau gimana. Lalu apa permasalahannya disini? Ok, dia jadian dengan sesorang yang sudah punya istri dan beranak satu, sepuluh tahun lebih tua dari dia, yang tidak disukai oleh ibunya dan semua temen2 band gw. Kenapa kita tidak suka? Karena pada suatu keadaan pas band gw manggung, ni cowo nyium2 dia seenaknya padahal mereka belum jadian. Anehnya S@7y4 ini gak berontak malah ngikak ngikik doang doi. Harusnya gw sadar ini menjadi satu pertanda. Waktu itu ini menjadi masalah besar, bahkan hampir mau rebut, tapi gak jadi. Lebih aneh lagi S@7y4 ini malah gak ngebela siap2, di gray area gitu. Harusnya gw sadar ini menjadi pertanda berikutnya.
Pada waktu itu, setelah beberapa saat, gw sudah kehilngan kepercayaan gw terhadap dia, dan gw udah gak peduli lagi akan apa yang dia lakukan. Gw udah gak percaya lagi dengan dia dan semua omongannya dan semua tindak-tanduknya, semua terkesan palsu dan cuma nyari untung.
Dan lo tau kabar terakhir yang gw denger? Dia udah nikah dengan cowo ini (setelah cowo ini cerai); kemudian dia meninggalkan perkuliahan yang berhasil dia dapatkan di institut teknik negri yang berada di Bandung, yang dia kejar hampir selama 1 tahun tapi dia buang begitu saja; kemudian dia sudah tidak pulang kerumah semenjak memutuskan keluar dari institute tersebut, dan mungkin dia menikah tanpa sepengetahuan ibunya, dan dia lagi di Singapore menemani suaminya tersebut manggung atau apalah.
Gw gak tau apa yang ada di pikirannya dia dalam mengambil keputusan ini. Gw gak ngerti. Dari sisi manapun gw lihat, gw tidak mengerti. Untuk pertama kalinya gw ngerasa gagal dalam mempercayai seseorang.
Dari titik ini gw masih merasa gw bener, this girl is a little bit special. Dia orang yang pertama membuat gw merasa seperti ini. Kehilangan kepercayaan total terhadap seseorang, dan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan gw dalam menilai seseorang. I thought I figured her out, but I’m wrong.
Dari sini gw belajar bahwa sejauh apapun lo tau tentang seseorang, sedalam apapun lo piker lo kenal sama dia, lo harus punya ruangan untuk error, ruangan untuk madness, dan ruangan untuk kemustahilan.
Cuma 1 gw sesali, gw menilai dia setara sama gw.
Kali ini gw bilang, lo gak seluarbiasa itu ternyata. Lo gak seperti gw, karena keputusan yang gw ambil, se-egois apapun, pasti tidak menyakiti orang-orang yang sayang sama gw.
Oh, btw, yang pas dia nelvn gw pas nyelamatin ultah, gw udahan gara2 suaminya itu mau nelvon. Dan wakti itu dia bisik2 gitu, soalnya tih cowok nelvn ke hp gsmnya, sementara cdma nya dia lagi telvn2n sama gw.
Smsnya adalah seperti ini
“Bener2 dah *** (nama panggilan gw), kita kayaknya emang cocok.. Wakakak.. Gw sayang sama lo.. happy b’day ***** :)” 14-05-2009, 02:13:28 AM
Ini sms dia waktu gw ultah. Dia orang pertama yang ngasih gw selamat lewat telvn tepat pukul 12 dini hari, kemudian sekitar 2 jam bertelvn akhirnya dia ngsms ini ketika gw sudah terlelap tidur.
Gw sama dia memang punya hubungan yang agak complicated. At some level, gw sama dia sama2 tertarik satu sama lain, tapi entah kenapa sama2 ngerasa bukan orang yang tepat satu sama lain. Gw nganggep dia sebagai orang yang paling bisa mengimbangi gw dari segi kedewasaan, pemikiran, dan pandangan hidup. Dia orang yang teramat cocok dengan gw, udah kayak sesama ponsel Sony Erricson, udah kayak hamper persis. She is a little bit special.
Or so I thought…
“(1/2)Boyot, gw mau ngasitau lo sesuatu, lo tau status FB gw kan? Itu bener & alasannya wajar kyk org pd umumnya, gw syg sm dia, beneran. Walopun lo ga nanya” 24-06-2009, 03:33:04 PM
Sms ini terpotong, tapi sms yang kedua gw gak tau keapus atau gimana. Lalu apa permasalahannya disini? Ok, dia jadian dengan sesorang yang sudah punya istri dan beranak satu, sepuluh tahun lebih tua dari dia, yang tidak disukai oleh ibunya dan semua temen2 band gw. Kenapa kita tidak suka? Karena pada suatu keadaan pas band gw manggung, ni cowo nyium2 dia seenaknya padahal mereka belum jadian. Anehnya S@7y4 ini gak berontak malah ngikak ngikik doang doi. Harusnya gw sadar ini menjadi satu pertanda. Waktu itu ini menjadi masalah besar, bahkan hampir mau rebut, tapi gak jadi. Lebih aneh lagi S@7y4 ini malah gak ngebela siap2, di gray area gitu. Harusnya gw sadar ini menjadi pertanda berikutnya.
Pada waktu itu, setelah beberapa saat, gw sudah kehilngan kepercayaan gw terhadap dia, dan gw udah gak peduli lagi akan apa yang dia lakukan. Gw udah gak percaya lagi dengan dia dan semua omongannya dan semua tindak-tanduknya, semua terkesan palsu dan cuma nyari untung.
Dan lo tau kabar terakhir yang gw denger? Dia udah nikah dengan cowo ini (setelah cowo ini cerai); kemudian dia meninggalkan perkuliahan yang berhasil dia dapatkan di institut teknik negri yang berada di Bandung, yang dia kejar hampir selama 1 tahun tapi dia buang begitu saja; kemudian dia sudah tidak pulang kerumah semenjak memutuskan keluar dari institute tersebut, dan mungkin dia menikah tanpa sepengetahuan ibunya, dan dia lagi di Singapore menemani suaminya tersebut manggung atau apalah.
Gw gak tau apa yang ada di pikirannya dia dalam mengambil keputusan ini. Gw gak ngerti. Dari sisi manapun gw lihat, gw tidak mengerti. Untuk pertama kalinya gw ngerasa gagal dalam mempercayai seseorang.
Dari titik ini gw masih merasa gw bener, this girl is a little bit special. Dia orang yang pertama membuat gw merasa seperti ini. Kehilangan kepercayaan total terhadap seseorang, dan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan gw dalam menilai seseorang. I thought I figured her out, but I’m wrong.
Dari sini gw belajar bahwa sejauh apapun lo tau tentang seseorang, sedalam apapun lo piker lo kenal sama dia, lo harus punya ruangan untuk error, ruangan untuk madness, dan ruangan untuk kemustahilan.
Cuma 1 gw sesali, gw menilai dia setara sama gw.
Kali ini gw bilang, lo gak seluarbiasa itu ternyata. Lo gak seperti gw, karena keputusan yang gw ambil, se-egois apapun, pasti tidak menyakiti orang-orang yang sayang sama gw.
Oh, btw, yang pas dia nelvn gw pas nyelamatin ultah, gw udahan gara2 suaminya itu mau nelvon. Dan wakti itu dia bisik2 gitu, soalnya tih cowok nelvn ke hp gsmnya, sementara cdma nya dia lagi telvn2n sama gw.
Saturday, September 19, 2009
IED MUBARAK 1430 H

Saya beserta seluruh penulis blog ini mengucapkan minal aidin walfa idzin...mohon maaf lahir dan batin..
maafkan kami apabila dalam penulisan blog ini ada yang merasa tersinggung, tersakiti ataupun merasa tersindir..namun kami juga berterima kasih apabila blog ini menjadi inspirasi ataupun hanya sebagai hiburan di kala bosan...
SELAMAT IDUL FITRI 1430 H..
Wednesday, August 19, 2009
Memories is all I have…
Lo pernah gak nyimpen sms2? Mungkin ada kata2 yang bagus, atau occasion2 tertentu kayak semua selamat yang lo dapet pas pas lo ultah, atau sms I love you pertama kali yang lo dapet dari pacar lo?
Setw gw, si PM monyong itu, yang punya blog ini, punya kebiasaan yang kayak gini. Dan gw sering baca2, hehehehe. Tapi kebiasaanya dia membuat gw membuka mata bahwa dari semua “acara2” yang ada dalam kehidupan ini PASTI berlalu. Dan kita hanya ditinggalkan dengan kenangan. Yah, salah satu bentuknya ya sms2 ini.
Gw juga punya kebiasaan yang sama. Karena tergelitik akan pikiran ini, gw melihat sms2 apa aja yang gw simpen. Setelah gw liat, ada beberapa sms yang gak penting, kayak lirik lagu, chord lagu, nomer rekening temen sama mantan pacar, dan tentu favorit gw, sms2 pacar yang gw simpen, karena selalu membuat gw tenang tidur, hehehe…
Tapi yang jadi pemasalahan, ada 2 sms yang gw simpen, justru dari orang yang sekarang gw lagi males banget dengannya. Pernah gw sebut dalam blog ini. Orang yang sempet gw pengen banget jatuh cinta kepadanya, tapi ternyata tidak. Postingan gw berikutnya, akan ngebahas tentang dia.
Lalu kali ini, mw ngmngin apa? Ya itu tadi, sms2 pacar gw, hihihihi…
Hah… kamu.. kamu.. always know how to make me smile baby… I love you. (230509, 11:54:14)
Ini pertama kali doi bilang I love you di sms. Gw sebulanan, dan gw ngasih dia bunga.
And I cant believe that someone like you loves me too.. (240509, 17:44:15)
Lirik lagu yang dia tanyain ke gw. G tw kenapa, enak aja gw nyimpen sms ini.
Morning sayang. Im about to go with my mom and dad ya.. sms aku kalo udah bangun.. I love you. :-* (290509, 09:07:13)
Kedua kali dia ngmg I love you di sms. Gw seneng banget karena pagi2, kebangun gara2 sms kayak gini. Haduh…
Goodnight sayang, I love you, xxx (210609, 00:01:08)
Ketiga kali dia bilang I love you di sms, pertama kali waktu hendak tidur. Hahh.
I don’t know why, but I miss you (260609, 20:19:28)
Pertama kali dia ngomong kangen di sms, dan saat gw menulis blog ini, gw juga lagi kangen. Mana dia lagi gak enak badan semi sakit. Hahh.
Enak deh, pinter masak, suka ngerapiin kamar, ya ampun, how lucky I am. Hahaha (260609, 23:01:37)
Hihhihihi. Dia muji gw. Halah… Terbang banget gw pas baca ini. Hahh… I’m the one that lucky, baby.
Oke sayang.. hati2 ya.. kynya dlm bbrp detik aku akan tidur.. nite baby.. I love you..
(100709, 20:10:06)
Keempat kalinya dia bilang I love you di sms. Dasar2…Ini mentok2 gw kerumahnya ni malem ini…
Baiklah. Nite boyie, I love you, :-* (040809, 23:06:34)
Kelima kalinya dia bilang I love you di sms. Hihihihihi...
Eh, bentar2, hp cdma gw yang laknat ini mati. Padahal sms terkahir yang gw simpen. Akhir ini emang sering ngaco ni hp. Gw ketok dulu.
I loooovee love love love love you, my baby boy……. (160809, 23:46:20)
Nah, lo itung sendiri dah dia ngmg love berapa kali, hihihihi. Hahh, pacar , pacar…
Ini satu dari gsm gw ni
Me too, honey, so deep in love with you… (170809, 00:00:01)
Gila, gila…
Kenapa? Iri? Wah, susah bro and sist, dapet pacar kayak doi… Gw aja tiap malem syukuran…
Eh eh eh, tapi pacar gw belum ada code-name-nya… Kan di blog ini gak boleh nyebut merk… Oh, ada deh, gw kasih deh…
What’s her code-name?
Huggzy…
Sunday, August 02, 2009
100 posts
WOW WOW WOW WOW WOW...
kita sudah berhasil menembus 100 posts...luar binasa...standing applause dulu deh..plokplokplokplok...huhuyy..
trima kasih kpd semua pihak yang telah memberikan sumbangsihnya selama ini..yo!nathan,bchastity..dan pihak2 lain yang telah mengikuti blog ini...
gile serasa ni blog terkenal ajeee..hahaha...
keep posting guys...
kita sudah berhasil menembus 100 posts...luar binasa...standing applause dulu deh..plokplokplokplok...huhuyy..
trima kasih kpd semua pihak yang telah memberikan sumbangsihnya selama ini..yo!nathan,bchastity..dan pihak2 lain yang telah mengikuti blog ini...
gile serasa ni blog terkenal ajeee..hahaha...
keep posting guys...
Subscribe to:
Posts (Atom)