Sebuah kapal kehidupan terus berjalan
Musuh teman sahabat berdiam dan berganti
Mencoba berjalan menuju gemilang
Kemudian tersungkur ke dalam tumpukan tai
Untuk apa dihargai jika hanya bisa mencaci
Berdiam seorang diri
Mencoba bertarung
Mencoba bergulat
Kemudian tersungkur ke dalam tumpukan tai
Untuk apa dihargai jika hanya bisa mencaci
Kebaikan datang menghampiri
Mencoba mengetahui
Mencoba membenahi
Kemudian dilempar dan tersungkur ke dalam tumpukan tumpukan tai
Untuk apa dihargai jika hanya bisa mencaci
Berjalan
Berlari
Sesekali berhenti
Kemudian tersungkur ke dalam tumpukan tai
Untuk apa dihargai jika hanya bisa mencaci
Melihat ke atas
Menggapai gemerlap
Bintang enggan membalas
Kemudian tersungkur ke dalam tumpukan tai
Untuk apa dihargai jika hanya bisa mencaci
Maaf
Maaf
Maaf
No comments:
Post a Comment