Blog ini hanya sebuah Blog yang isinya banyak bercerita mengenai kejadian-kejadian yang sering terjadi diantara kita semua sebagai seorang manusia..
Saya dan teman saya yang berperan sebagai administrator blog ini ingin mencoba mengungapkan pemikiran-pemikiran yang kami dapatkan selama kami hidup..

Kami harap semoga Blog ini cukup mewakili perasaan ataupun pemikiran kalian..

Jangan takut untuk meninggalkan komen..

Cheers..

Saturday, January 29, 2011

Kepadamu Bajingan

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah berpaling dan bertanya siapa

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah berlari dan bersembunyi

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah mengancam dan membela diri

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah terdiam dan mencari alasan

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah merenung dan menutupi kesalahan

Hey bajingan
Ya itu kamu
Tak usah banyak omong tanpa ada isi

Hey bajingan
Ya itu kamu
Bajingan itu adalah dirimu sendiri Mitradi

Surat kepada Bintang

Sebuah rasa terpendam di dada
Kuingin berteriak lantang
Dan terdengar oleh bintang

Sebuah pemikiran berlarian di kepala
Kuingin berlari kencang
Dan berhenti di bawah bintang

Sebuah gejolak datang tanpa aba-aba
Ingin rasanya kuterbang
Dan mendarat tepat diatas bintang

Kutahu dirimu tak bisa berpijar seperti bulan
Kutahu dirimu bukanlah penerang langit malam
Namun kenapa kuharus bersedih dan meradang
Karena kutahu kau adalah milik semua orang

Berdiri

Disaat kumelihatmu
Kutahu kau berbeda
Senyumanmu dan perangaimu
Tak pernah berhenti menghantuiku

Jangan pernah berpikir untuk pergi dari mimpiku
Tanpa dirimu kuhanya bisa melihat ke alam hitam
Jangan jauh dariku
Ku tak kuasa menahan rindu

Kusadari kau bukan milikku
Namun kau pantas mendapat yang lebih baik darinya
Mungkin bukan aku

Dan aku tetap akan selalu disini
Berdiri
Sendiri
Tanpa ada yang menemani

Kenapa harus bersedih
Ini bukanlah sebuah paksaan
Ini adalah pilihan
Tak kan ada penyesalan
Meskipun harus hidup dalam penderitaan

Ku mampu untuk tersenyum
Ku mampu untuk tertawa bercanda
Ku mampu menerima
Jika kau ingin tetap bersamanya

Dan aku tetap akan selalu disini
Berdiri
Sendiri
Tanpa ada yang menemani

Intermezzo

Sesaat termenung tanpa pemikiran
Hanya bisa merasakan kemudian menuliskan

Hah sudahlah jangan banyak pertanyaan
Lakukan saja dan terus berjalan

Toh tidak akan ada yang mempermasalahkan
Ketika pikiran diambil alih oleh perasaan

Pejamkan mata walau hanya sesaat
Namun jangan biarkan tubuh menjadi pucat

Bangkit dan bertarung sekali lagi
Walaupun untuk sesuatu yang tidak pasti

Thursday, January 27, 2011

Sebuah Ungkapan Pikiran seorang Mahasiswa

Tidak mudah memang untuk mendapatkan sebuah ilmu..Banyak jalan yang harus ditempuh..Sebagai contoh : untuk masuk ke sebuah sekolah ternama yang (katanya) mempunyai sistem pendidikan yang lebih baik dibanding dengan sekolah lainnya, kita harus berjuang dan bersikeras untuk dapat diterima..Bukan hanya motivasi dari dalam diri sendiri saja yang menjadi musuh, tetapi juga orang lain yang mempunyai tujuan yang sama..

Setelah kita diterima, lalu apa? Apakah selesai perjuangan kita? Sepertinya tidak..Kita akan mempunya target lain yang harus kita kejar, mimpi lain yang harus kita capai..

Saya mahasiswa tahun 3..Berat rasanya untuk menentukan long-term goal.. Banyak dari kita yang sudah memikirkan akan mengambil gelar Master dimana dan sebagainya..Sedangkan saya? Saya hanya bisa memikirkan bagaimana cara saya untuk survive saat ini, untuk bisa mendapat gelar Bachelor saya..

Saya menghadapi ini semua bukan tanpa tekanan..Bisa dibilang saat ini saya harus berjuang keras di bawah bayang-bayang kedua kakak saya..Kenapa?
Kakak tertua saya sudah mendapatkan gelar masternya majoring urban design dari Architecture Association di London sekitar 8 bulan yang lalu..Kakak saya yang kedua baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan masternya majoring engineering management dari University of Birmingham 2 bulan yang lalu..Sedangkan saya? Saya masih harus berjibaku dengan gelar bachelor saya..

Kalau kita berbicara mengenai target, saya juga mempunyai target...Namun sayangnya target tersebut tidak bisa saya capai..Dan saya harus merombak ulang semua target yang sudah saya tentukan sebelumnya...
Dan lagi mungkin saya bukan orang yang bisa hidup dengan target..Karena salah satu prinsip hidup saya adalah : "Always prepare for the worst"..Kenapa? Simple, karena saya hanya tidak ingin ketika saya mendapat hasil yang terburuk, saya akan jatuh termenung untuk waktu yang cukup lama..Saya harus bisa bangkit secepatnya karena saya tau bahwa saya telah bersiap untuk itu..

Namun di sisi lain, prinsip tersebut seperti pedang bermata dua..Terkadang saat saya tidak memberikan effort terbaik saya, yang terjadi adalah saya tetap berpikir seperti itu, dan akhirnya berujung seperti memaklumi apa yang terjadi..

Saya tahu yang saya butuhkan adalah motivator..Motivator yang dapat membuat saya memberikan yang terbaik dari diri saya..

Wednesday, January 19, 2011

Jika cinta, rindu adalah sesuatu yang menyiksa

Itu bukan kata-kata yang saya ucapkan memang, itu adalah kata-kata yang diucapkan seorang sahabat saya yang juga merupakan salah satu member dari blog ini..Namun itu adalah sesuatu yang sudah saya sadari dari lama..Well, at least semenjak saya berangkat untuk menuntut ilmu di Belanda..

Rindu, kangen, Miss you...atau apapun itu yang intinya mengungkapkan bahwa kita sangat ingin bertemu dengannya..Cukup berat untuk diungkapkan..Kenapa?
Anggaplah suatu saat kita berbicara seperti itu kepada seseorang, dan setelah itu apa? Apakah mungkin untuk bertemu? Apakah ada yang akan berubah? Toh cara kita berkounikasi sama saja seperti hari-hari lainnya saat kita tidak mengucapkan kata-kata tersebut..Toh kita juga tidak akan bisa segera bertemu..Lalu apa gunanya?

Namun di satu sisi ada dorongan dari diri masing-masing yang merasa bahwa kita tidak bisa menahan rasa rindu itu lagi...Dan satu-satunya jalan untuk sedikit menguranginya adalah hanya dengan mengutarakannya..

Saat saya menulis ini, pemikiran yang sudah saya tanamkan di diri saya bahwa kata-kata seperti itu sudah saya jadikan sesuatu hal yang "tabu" untuk diucapkan.. Saya sangat berhati-hati dan mencoba sebisa mungkin untuk tidak mengatakan langsung kepadanya..Karena jujur bagi saya, ada suatu tekanan tersendiri untuk saya jika saya mengatakan langsung kepadanya..Yang ada di pikiran saya adalah jika saya benar-benar bermaksud mengatakannya maka saya seharusnya melakukan sesuatu untuk membuktikannya..Dan jika saya tidak bisa membuktikannya maka sebaiknya simpan saja..

Jika anda mmbaca postingan saya sebelum ini, sebenarnya yang dimaksud dengan serangan tersebut adalah perasaan ini...
Namun saya tetap akan mencoba untuk menahannya dantidak berbicara langsung kepadanya..

Jujur kali ini cukup berat untuk benar-benar menahannya..Jadi saya memutuskan untuk mengatakannya lewat blog ini..

Hey there..I Miss You..

Sepenggal cerita

Selesai sudah 1 semester pertama saya di negeri kincir angin ini..Ya, saya baru saja menyelesaikan ujian terakir saya di semester ini..Dan saya tidak ingin memikirkan hasilnya saat ini...Untuk menjalani ujian disini cukup berat, perbedaan cara menjawab, dan ekspektasi dosen sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan Indonesia..

Namun marilah kita lupakan sejenak hal akademis dan menikmati waktu luang beberapi hari ke depan..

Hari ini adalah hari pertama waktu luang tersebut..Dan yang terjadi adalah, hal yang membuat saya termotivasi untuk belajar selama ujian kemarin malah memberikan "serangan" kepada saya..Mungkin ini hanya sebuah foto, namun objek di dalam foto tersebut mempunyai arti khusus bagi saya..Dan beliau sanggup mengangkat sekaligus menjatuhkan saya pada saat yang bersamaan..

Sebenarnya sangat memungkinkan untuk segera menghubunginya melalui semua teknologi yang ada saat ini..Jarak merupakan hal yang perlu diperhitungkan jika hanya untuk berkomunikasi..Namun hal yang mencegah saya untuk melakukannya sangatlah beralasan..Mungkin ada beberapa sahabat saya yang benar-benar mengetahui tentang alasan ini..dan mungkin ada juga yang bertanya " apa sih alesannya?"
Saya mohon maaf jika saya tidak bisa menceritakannya di blog ini..terlalu panjang dan rumit..

Saya hanya berdoa bahwa apa yang saya tangkap dari pernyataan waktu itu dari beliau adalah benar adanya, bukan hanya kesalahpahaman saya akan pernyataan itu dan akhirnya membuat saya melakukan kesalahan lagi..

Saat ini tidak ada yang bisa saya lakukan..
Nikmati saja "serangan" ini..

Thursday, January 13, 2011

Merantau

5 bulan sudah terlewati semenjak keberangkatan saya pertama kali ke negri kincir angin..Memang belum terlalu banyak hal yang saya lewati disini..Namun satu hal yang saya rasakan adalah sekecil apapun hal yang telah dilewati, saya harus jujur bahwa semuanya terasa lebih berat..

Saat kita merasa kehilangan arah, saat kita merasa bahwa kita sendirian..Berat rasanya..Memang benar adanya bahwa semua yang saya lakui disini, saat ini pada nantinya akan menjadikan saya seseorang yang lebih baik ( Insyaallah )..

Seberapa besarpun keinginan saya untuk bisa melupakan semua kehidupan saya di tanah air, sangat sulit untuk merealisasikannya walau hanya sesaat..Karena ada saja sesuatu yang akan membuat saya teringat akan tanah air..

Keberangkatan saya untuk menimba ilmu disini pun bukan tanpa hambatan yang berarti..Saya masi mempunyai sesuatu yang harus saya selesaikan di Jakarta..Dan ternyata keadaan disini pun tidak berjalan sesuai dengan apa yang saya rencanakan..

Jujur saat ini, saat saya menulis ini, saya sedang berada di titik rendah kehidupan saya..Saya merassa terlalu banyak tekanan yang harus saya hadapi, namun saya kehilangan arah dan tujuan..

Tulisan ini mungkin terlihat seperti tulisan anak manja yang tidak kuat untuk bertahan melawan tantangan di dunia luar, jauh dari kehidupan yang dikenal.. Saya tidak mengeluh...Dan tulisan ini bukanlah keluhan..
Namun terkadang saya memamng harus menuliskan sesuatu hanya untuk berusaha mencoba meringankan beban pikiran saya..

Saya mungkin tidak bisa menuliskan secara detail apa saja hal-hal yang membuat saya tertekan..Karena tidak akan ada gunanya...

Yang saya tau saat ini adalah bagaimana saya harus memanfaatkan segala kesempatan yang ada sebaik mungkin, tanpa ada pihak yang dikecawakan..